Mengenal lebih apa kambing peranakan etawa?
Mungkin
masih banyak yang bertanya tanya dengan kambing etawa. Maka dari itu
disini admin susu kambing etawa asia ingin menjelaskan kepada anda
semua. Kambing peranakan etawa
adalah salah satu kambing penghasil susu etawa yang terkenal dengan
banyak khasiat dan manfaatnya. Kambing ini adalah salah satu nama jenis
Kambing Perah yang banyak terdapat di Jawa Tengah. Mengapa banyak di
Jawa Tengah, mengapa namanya Peranakan Etawa kemudian menjadi populer
dengan sebutan Kambing PE, sudah banyak yang membahas dan menulisnya
menurut versinya masing-masing.Akan tetapi berikut kami sampaikan
tentang kambing etawa menurut studi kami
Kambing peranakan etawa
Kambing
Etawa Jamnapari sangat terkenal sebagai Kambing Perah terbaik di India,
ditempat asalnya kambing ini biasa di sebut sebagai “Pari”, yang
kira-kira berarti Anggun , karena penampilannya memang tinggi, lehernya
jenjang, langkahnya anggun, wajahnya selalu tersenyum.Daerah asalnya
adalah di Cakarnagar, yg beda di District ETAWAH, Negara Bagian Utar
Prades. Habitatnya di sepanjang daratan (delta) antara sungai Jamuna dan
Sungai Cambal. Dan juga di sepanjang sungai Kwari di Districk Bhind,
negara bagian Madya Prades, yang berada di sebelah timur kota Dehli
(deket Taj Mahal) merupakan tempat asalnya kambing PE. Perlu Bapak ibu
ketahui, ternyata di India kambing PE namanya bukan kambing Etawah tapi
Jamnapari, yang artinya Keanggunan Jamuna. Jamnapari telah lama
menyesuaikan atau beradaptasi dengan tempat habitatnya tersebut di atas,
yang sangat subur dan banyak tumbuh hijauan. Akibatnya dia tidak mampu
hidup di tempat lainnya, sehingga Jamnapari tidak bisa di temukan di
daerah lainnya. Habitat mereka terbentang antara Districk Etawah kearah
timur, menyeberangi sungai Jamuna seluas lebih dari 85.000 hektar.
Keadaan tanahnya berlembah lembah dan berjurang jurang dengan kedalaman
antara 5 meter sampai dengan 30 meter. Pada musim panas suhu udara bisa
mencapai 120F, pada musim dingin 25F, dengan curah hujan kira-kira 30
inchi.
![]() |

No comments:
Post a Comment